Kasby kirimnota.id
Kembali ke blog

Cara catat iuran per periode di Kas (daftar nama sampai lunas)

Aktifkan modul iuran, isi daftar nama, buat periode, lalu catat lunas. Panduan langkah demi langkah untuk bendahara.

Catat uang masuk biasa sudah cukup kalau yang masuk jarang dan orangnya sedikit. Begitu iuran jadi rutin tiap bulan, yang dibutuhkan berubah: siapa sudah bayar, siapa belum, dan berapa yang terkumpul di periode ini. Chat grup atau Excel cepat penuh coretan, lalu saat ditanya di rapat jawabannya masih tercecer.

Di Kas by kirimnota.id, modul iuran opsional ada di buku yang sama. Anda isi daftar nama penyetor (tanpa wajib punya akun), buat periode, lalu tandai lunas. Yang lunas langsung masuk sebagai uang masuk ke saldo buku. Artikel ini memandu langkah itu dari awal sampai laporan siap dibagikan.

Ini bukan pembayaran QRIS otomatis dan bukan pengingat WhatsApp otomatis. Pencatatan tetap manual, tapi rapi di satu tempat. Cocok untuk iuran warga, panitia, atau kelompok kecil yang ingin tahu status bayar tanpa spreadsheet bolak-balik.

Kapan pakai modul iuran (bukan hanya catat masuk)

Pakai modul iuran kalau ada daftar orang yang sama, bayar berkala, dan Anda perlu melihat siapa belum lunas. Contoh: iuran bulanan RT, kas kelas, atau iuran panitia dengan nama peserta tetap.

Kalau uang masuk sekali-sekali tanpa daftar nama, cukup catat uang masuk biasa di buku. Modul iuran bisa dimatikan kapan saja; data yang sudah tercatat tetap tersimpan. Baru aktifkan saat memang perlu checklist per periode.

Belum punya buku sama sekali? Mulai dulu dari panduan buat buku dan catat masuk-keluar, lalu kembali ke langkah di bawah.

Aktifkan iuran di pengaturan buku

Hanya pemilik buku yang bisa mengaktifkan iuran. Buka pengaturan buku, cari bagian Iuran, lalu centang aktifkan iuran. Setelah aktif, pintasan Iuran muncul di halaman buku.

Pengaturan buku Kas dengan opsi Aktifkan iuran dicentang
Aktifkan iuran di pengaturan buku (pemilik).
Halaman buku kas menampilkan pintasan Iuran di bilah atas
Setelah aktif, pintasan Iuran muncul di halaman buku.

Isi daftar nama penyetor

Buka halaman Iuran. Tambah nama orang yang bayar iuran. Nama ini terpisah dari anggota yang login ke Kas. Warga atau peserta tidak perlu punya akun hanya supaya namanya ada di daftar.

Isi beberapa nama dulu, misalnya empat sampai sepuluh orang, supaya board periode tidak kosong. Nama bisa ditambah lagi nanti; yang baru biasanya ikut periode yang masih berjalan.

Daftar nama penyetor iuran di halaman Iuran Kas
Daftar nama penyetor: tidak perlu akun untuk setiap nama.

Buat periode iuran

Periode menandai satu putaran tagihan, misalnya “Iuran Juli 2026” atau “Minggu ke-3 Agustus”. Buat periode setelah daftar nama siap. Anda bisa mengisi iuran per orang bila nominalnya sama, atau menyesuaikan saat mencatat lunas.

Form buat periode iuran dengan label dan opsi iuran per orang
Buat periode dengan nama yang jelas, misalnya bulan berjalan.

Setelah periode ada, board menampilkan status tiap nama: sudah bayar atau belum. Ringkasan di atas membantu melihat berapa yang sudah terkumpul di periode itu.

Board status iuran menampilkan nama yang sudah dan belum bayar
Board periode: pantau siapa sudah lunas dan siapa belum.

Catat lunas (masuk ke saldo buku)

Pilih nama yang belum bayar, lalu catat lunas. Isi jumlah, tanggal, dan keterangan. Keterangan bisa diubah; default-nya biasanya mengikuti format “nama periode - nama peserta”, supaya di list transaksi mudah dikenali.

Form catat lunas iuran dengan jumlah, tanggal, dan keterangan
Catat lunas: jumlah, tanggal, dan keterangan yang bisa diedit.

Setelah disimpan, pembayaran tercatat sebagai uang masuk di buku kas. Saldo ikut bertambah. Buka kembali halaman buku untuk memastikan transaksi dari iuran sudah muncul di daftar.

Daftar transaksi buku kas menampilkan uang masuk dari catat lunas iuran
Yang lunas masuk ke buku sebagai uang masuk.

Bagikan laporan iuran ke grup

Dari halaman iuran, buka bagikan laporan. Pilih opsi yang dibutuhkan, lalu salin teks rekap atau unduh bila perlu arsip. Tempel ke grup WhatsApp seperti biasa. Kas tidak mengirim pesan otomatis; Anda yang tempel, jadi isinya tetap Anda kendalikan.

Panel pilihan bagikan laporan iuran di Kas
Buka share laporan dari halaman iuran.
Panel salin atau unduh rekap laporan iuran
Salin rekap, lalu tempel ke grup WhatsApp.

Untuk rekap kas masuk-keluar secara umum (bukan hanya status iuran), alurnya mirip: salin teks dari buku lalu tempel ke chat. Panduan itu ada di artikel cara rekap iuran ke WhatsApp tanpa spreadsheet.

Tips biar tidak kacau tiap ganti bulan

Buat periode baru tiap putaran, jangan menumpuk semua bulan di satu label. Catat lunas dekat waktu uang diterima. Samakan penulisan nama supaya tidak dobel. Kalau nominal beda-beda per orang, sesuaikan di form catat lunas, jangan memaksa satu angka yang tidak sesuai.

Undang anggota buku (pemilik / yang bisa catat / yang hanya lihat) jika bendahara tidak sendirian. Daftar nama iuran tetap untuk penyetor; undangan anggota untuk orang yang ikut mengelola atau melihat buku.

Mulai gratis hari ini

Kas by kirimnota.id gratis: aktifkan iuran, isi daftar nama, buat periode, catat lunas, dan salin laporan. Bukan kasir toko, bukan gateway pembayaran, dan bukan pengiriman WhatsApp otomatis. Yang Anda dapat: checklist iuran yang nyambung ke saldo buku.

Kalau suatu hari Anda butuh mengirim nota ke pelanggan, itu jalur terpisah di KirimNota.id. Untuk bendahara warga dan panitia, mulai dari buku kas dan modul iuran dulu.

Buka buku Anda di kas.kirimnota.id, aktifkan iuran, isi beberapa nama dummy atau nama peserta sungguhan, buat periode bulan ini, lalu catat satu lunas. Setelah transaksi masuk terlihat di buku, coba salin laporan ke grup. Dari situ biasanya alur bulanan jadi lebih tenang.

Siap coba di Kas?

Buat buku pertama, catat beberapa transaksi, lalu bagikan rekap ke grup. Gratis.

Mulai gratis